PEREKONOMIAN INDONESIA

Ada Ramadan dan Lebaran, Airlangga Pede Daya Beli Masyarakat Tumbuh

Aurora K. M. Simanjuntak
Kamis, 05 Maret 2026 | 12.30 WIB
Ada Ramadan dan Lebaran, Airlangga Pede Daya Beli Masyarakat Tumbuh
<p>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah meyakini daya beli dan konsumsi masyarakat pada momentum Ramadan tahun ini bakal meningkat seiring dengan adanya kebijakan insentif, diskon, dan program belanja di Indonesia saja (BINA) Lebaran 2026.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menepis isu daya beli rakyat pada Ramadan kali ini lebih lesu ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, daya beli masyarakat masih baik mengingat indeks keyakinan konsumen (IKK) terus meningkat sejak akhir 2025.

"Kita lihat saja dari indeks keyakinan konsumen naik, dan pemerintah terus mendorong program belanja di Indonesia saja, dan program lain dengan diskon yang cukup besar. Nah, diharapkan daya beli juga akan terdongkrak," ujarnya, dikutip pada Rabu (4/3/2026).

IKK pada Januari 2026 berada pada level optimistis dengan capaian sebesar 127,0. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan IKK pada Desember 2025 yang sebesar 123,5.

Kendati demikian, IKK pada Januari 2026 sedikit lebih rendah dibandingkan dengan IKK Januari 2025 yang berada di angka 127,2.

Selanjutnya, untuk menjaga momentum pertumbuhan dalam jangka pendek, pemerintah telah menyiapkan berbagai stimulus menjelang Idulfitri. Stimulus tersebut meliputi diskon tiket moda transportasi darat, laut, dan udara, serta diskon tarif tol.

Kemudian, ada pula bantuan pangan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng yang diberikan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Pemerintah juga akan menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) guna mendongkrak mobilitas masyarakat, serta mempertimbangkan tingginya arus balik kendaraan saat usai libur Lebaran.

Selain itu, pemerintah menyalurkan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi para aparatur sipil negara (ASN), serta menerbitkan ketentuan THR untuk pegawai swasta dan bonus hari raya (BHR) bagi pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi.

Airlangga meyakini pemberian sederet stimulus tersebut dapat mengakselerasi belanja masyarakat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026 hingga mencapai 5,5%. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.