PEREKONOMIAN INDONESIA

Kuartal I/2026, Purbaya Optimistis Ekonomi Bisa Tumbuh 6%

Muhamad Wildan
Sabtu, 14 Februari 2026 | 13.00 WIB
Kuartal I/2026, Purbaya Optimistis Ekonomi Bisa Tumbuh 6%
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkeyakinan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026 mampu menyentuh angka 5,5% hingga 6%.

Menurutnya, pesatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026 didukung oleh momentum yang dihasilkan oleh kinerja pada kuartal IV/2025. Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV/2025 mencapai 5,39%.

"Data-data terkini menunjukkan bahwa memang perekonomian kita betul-betul di level masyarakat, di level produsen juga seperti itu," ujar Purbaya, dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026, Purbaya mengatakan pemerintah akan memastikan anggaran dibelanjakan secara tepat waktu.

Bahkan, terdapat beberapa program yang belanjanya akan dipercepat. Secara keseluruhan, belanja negara pada kuartal I/2026 diekspektasikan bakal mencapai Rp809 triliun.

"Ada percepatan MBG Rp62 triliun, ada THR ASN Rp55 triliun, ada rekonstruksi bencana Sumatera Rp6 triliun, ada paket stimulus Rp13 triliun. Jadi kita proyeksikan belanja negara tribulan pertama akan mencapai Rp809 triliun," ujar Purbaya.

Purbaya mengatakan percepatan belanja akan dilaksanakan dengan manajemen fiskal yang baik sehingga tidak menyebabkan terlampauinya batas defisit anggaran.

"Itu semua dijalankan dengan manajemen fiskal yang baik, kita belanjakan dengan maksimal tapi tidak melanggar 3% rasio defisit terhadap PDB dan utang kita akan kita maintain pada level stabil," ujar Purbaya.

Adapun investasi pada kuartal I/2026 diekspektasikan bertumbuh sebesar 6% berkat upaya perbaikan iklim investasi melalui kegiatan debottlenecking oleh Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.