BERN, DDTCNews – Pemerintah Swiss berencana menaikkan tarif PPN sebesar 0,8 poin persentase dari saat ini sebesar 8,1% menjadi 8,9%.
Tarif PPN dimaksud direncanakan berlaku selama 10 tahun terhitung sejak Januari 2028 dalam rangka memenuhi kebutuhan belanja pertahanan.
"Peningkatan sementara tarif PPN bertujuan untuk menyiapkan dana bagi militer dalam melindungi penduduk dari ancaman yang mungkin terjadi, khususnya hybrid activited dan serangan jarak jauh," sebut pemerintah Swiss dalam dokumen konsultasi publik, Senin (16/3/2026).
Menurut pemerintah Swiss, kekuatan militer Swiss cenderung menurun dalam beberapa dekade terakhir akibat kurangnya belanja pertahanan. Oleh karena itu, belanja pertahanan perlu ditingkatkan menjadi sebesar 1% dari PDB pada 2032.
Kenaikan tarif PPN menjadi sebesar 8,9% akan menghasilkan tambahan penerimaan senilai CHF31 miliar atau kurang lebih Rp667,23 triliun. Tambahan dimaksud akan sepenuhnya digunakan untuk belanja pertahanan.
Dana dimaksud akan dimasukkan ke dalam anggaran khusus yang terpisah dari anggaran umum bernama armaments fund. Anggaran khusus tersebut memungkinkan Swiss untuk mempercepat pembayaran uang muka dan mempercepat pengadaan.
Tak hanya itu, pemerintah Swiss juga bisa menarik utang maksimal senilai CHF6 miliar dan membebankannya pada armaments fund. Utang harus dilunasi paling lambat pada akhir periode pemberlakuan kenaikan tarif PPN.
Kenaikan tarif PPN sebesar 0,8% poin persentase ini baru akan berlaku bila terdapat persetujuan parlemen dan persetujuan dari masyarakat berdasarkan hasil referendum. (rig)
