KABUPATEN BULELENG

Peringati HUT ke-422, Daerah Ini Beri Diskon PBB-P2

Nora Galuh Candra Asmarani
Jumat, 03 April 2026 | 12.30 WIB
Peringati HUT ke-422, Daerah Ini Beri Diskon PBB-P2
<p>Ilustrasi.</p>

SINGARAJA, DDTCNews -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali, meluncurkan promosi Merdeka “Joss Paten”. Melalui program tersebut, Pemkab Buleleng memberikan insentif pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Buleleng Ida Bagus Perang Wibawa menyebut insentif PBB-P2 diberikan untuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar PBB-P2. Insentif ini diberikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-422 Singaraja yang merupakan ibu kota Kabupaten Buleleng.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak lebih awal dan tepat waktu. Kami ingin memberikan kemudahan dan keringanan kepada masyarakat. Pajak yang dibayarkan nantinya akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” jelas Ida Bagus, dikutip pada Jumat (3/4/2026).

Ida Bagus memerinci ada 2 bentuk insentif yang diberikan. Pertama, potongan pembayaran PBB-P2 terutang. Diskon tersebut berlaku mulai 30 Maret hingga 30 Juni 2026. Besaran potongan yang diberikan bervariasi tergantung pada jumlah PBB-P2 terutang, yaitu sebesar:

  • 1% untuk PBB-P2 terutang senilai hingga Rp2 juta;
  • 0,5% untuk PBB-P2 terutang di atas Rp2 juta.

Kedua, penghapusan pokok dan denda tunggakan PBB-P2 dengan ketentuan wajib pajak cukup melunasi PBB untuk periode 2022 hingga 2026. Tidak hanya itu, piutang PBB-P2 dengan nominal tertentu juga akan dihapuskan. Penghapusan pokok dan denda PBB-P2 ini berlaku hingga 30 September 2026.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak lebih awal dan tepat waktu. Kami ingin memberikan kemudahan dan keringanan kepada masyarakat. Pajak yang dibayarkan nantinya akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Ida Bagus memandang optimalisasi penerimaan pajak daerah menjadi kunci dalam memperkuat pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu, ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membayar pajak, termasuk PBB-P2.

“Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, pembangunan di Buleleng diharapkan dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan,” pungkasnya, dilansir balisharing.com. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.