RUMANIA

Minyak Mahal, Negara Ini Pangkas Cukai Solar dan Terapkan Windfall Tax

Redaksi DDTCNews
Minggu, 05 April 2026 | 09.30 WIB
Minyak Mahal, Negara Ini Pangkas Cukai Solar dan Terapkan Windfall Tax
<table style="width:100%"> <tbody> <tr> <td> <p>Ilustrasi.</p> </td> </tr> </tbody> </table>

BUKARES, DDTCNews - Pemerintah Rumania mengumumkan paket kebijakan untuk merespons situasi darurat akibat kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah akan memotong tarif cukai atas solar sebesar 30 bani atau Rp1.175 per liter mulai 7 April 2026. Pemangkasan cukai bertujuan menjaga harga solar tetap tetap terjangkau sekaligus mencegah lonjakan inflasi.

"Sebesar 75% konsumsi BBM di pasar Rumania adalah solar. Solar memiliki kontribusi paling signifikan terhadap inflasi," kata juru bicara pemerintah Ioana Dogioiu, dikutip pada Minggu (5/4/2026).

Pemotongan cukai solar diterapkan selama masa krisis atau 3 bulan ke depan. Kebijakan ini ditempuh karena setiap kenaikan harga solar bakal berdampak besar pada perekonomian.

Pemerintah memperkirakan pemotongan cukai ini akan berdampak pada APBN sekitar RON600 juta atau Rp2,29 triliun.

Guna menjaga ruang fiskal tetap aman, pemerintah juga bakal mengenakan windfall tax yang disebut sebagai "kontribusi solidaritas". Windfall tax dikenakan terhadap perusahaan yang mengekstraksi atau menjual minyak di Rumania.

Pajak ini hanya berlaku untuk perusahaan yang memperoleh keuntungan luar biasa, yakni ketika harga rata-rata bulanan minyak mentah Brent Eropa melebihi US$70 per barel.

Pengenaan windfall tax tersebut diestimasi mampu menambah penerimaan sekitar RON70 juta atau Rp268,32 miliar hingga RON650 juta atau Rp2,49 triliun, tergantung pada perkembangan harga minyak.

Dilansir romaniajournal.ro, pemerintah Rumania mendeklarasikan krisis di pasar minyak mentah pada 1 April-30 Juni 2026. Pada akhir Maret 2026, pemerintah sudah mengumumkan beberapa kebijakan, termasuk membatasi margin keuntungan komersial pada bensin dan solar oleh setiap operator.

Pemerintah juga memperpanjang skema bantuan untuk operator transportasi jalan raya dan petani untuk mengimbangi kenaikan harga solar di tengah konflik Timur Tengah. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.