PEKANBARU, DDTCNews – Guna memperkuat basis penerimaan dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Kanwil DJP Riau melaksanakan kegiatan penggalian potensi perpajakan bersama Kadin Indonesia pada 16 April 2026.
Kepala Kanwil DJP Riau Y.F.R. Hermiyana menilai sinergi dengan Kadin sangat penting mengingat organisasi tersebut merupakan representasi pelaku usaha dari berbagai sektor strategis. Kantor pajak pun bisa memperoleh update dari pelaku usaha perihal perkembangan bisnis.
“Kami juga ingin dapat insight langsung dari pelaku usaha terkait kepatuhan perpajakan, serta kendala yang dihadapi dalam memenuhi kewajiban pajak. Hal ini menjadi dasar bagi DJP untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” katanya dikutip dari situs DJP, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara DJP dan dunia usaha untuk memperoleh gambaran komprehensif perihal kondisi riil sektor usaha di wilayah Riau, sekaligus mengidentifikasi potensi perpajakan yang dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut, berbagai aspek dibahas, antara lain profil dan karakteristik anggota Kadin, tingkat kepatuhan perpajakan, potensi pajak sektoral, serta berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha, baik dari sisi regulasi maupun administrasi perpajakan.
Harapannya, Kanwil DJP Riau dapat memperoleh peta potensi perpajakan berbasis sektor usaha, identifikasi kesenjangan kepatuhan (compliance gap), serta rekomendasi langkah strategis yang dapat ditindaklanjuti secara bersama.
Ke depan, Kanwil DJP Riau dan Kadin berkomitmen untuk memperkuat kerja sama melalui berbagai program, seperti edukasi pajak, klinik pajak, serta kampanye peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak di kalangan pelaku usaha.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha, kami berharap penerimaan pajak dapat terus dioptimalkan guna mendukung pembangunan nasional,” ujar Hermiyana.
Pada kesempatan yang sama, Kadin juga memberikan sejumlah masukan perihal persepsi pelaku usaha terhadap layanan DJP serta harapan ke depan dalam menciptakan sistem perpajakan yang lebih mudah, transparan, dan mendukung pertumbuhan usaha.
“Kami melihat bahwa komunikasi yang terbuka seperti ini sangat penting agar kebijakan yang diambil dapat selaras dengan kondisi di lapangan. Kadin siap menjadi mitra strategis DJP dalam memberikan edukasi perpajakan kepada anggota,” sebut perwakilan Kadin. (rig)
