ADMINISTRASI PAJAK

Coretax Tampilkan Periode SPT Tahunan yang Keliru, Begini Solusinya

Redaksi DDTCNews
Kamis, 30 April 2026 | 13.00 WIB
Coretax Tampilkan Periode SPT Tahunan yang Keliru, Begini Solusinya
<p>Ilustrasi.</p>

JAKARTA, DDTCNews – Salah seorang wajib pajak mengeluhkan adanya kendala dalam pemilihan periode dan tahun pajak SPT Tahunan yang hanya tercantum opsi masa Maret 2025 – Februari 2026, bukan Januari – Desember 2025.

Dalam cuitannya di media sosial, wajib pajak mengaku periode pelaporan SPT Tahunan yang dapat dipilih saat Buat Konsep SPT hanya masa Maret 2025 – Februari 2026. Padahal, periode tahun pajak yang ingin dilaporkan ialah Januari – Desember 2025

“Kenapa ketika dipilih SPT Tahunan, munculnya masa Maret 2025 – Februari 2026 ya? Kok bukan masa Januari – Desember 2025. Mohon dibantu infonya,” kata wajib pajak di media sosial, Kamis (30/4/2026).

Menanggapi kendala tersebut, Kring Pajak menjelaskan wajib pajak perlu mengecek terlebih dahulu tahun buku yang digunakan. Tahun Buku yang digunakan wajib pajak dapat dilihat pada menu Portal Saya di Coretax DJP.

“Tahun buku dapat dilihat pada menu Portal Saya > Profil Saya > Informasi Umum > Periode Pembukuan. Jika periode tahun buku pada profil tidak sesuai maka silakan ajukan permohonan perubahan tahun buku pada coretax,” jelas Kring Pajak.

Terkait dengan perubahan metode tahun buku, lanjut Kring Pajak, wajib pajak yang memenuhi ketentuan dapat mengajukannya melalui menu Layanan Wajib Pajak di Coretax DJP.

“Akses menu Layanan Wajib Pajak > Layanan Administrasi > Buat Permohonan Administrasi > Pilih AS.15 Perubahan Metode Pembukuan dan/atau Tahun Buku,” sebut Kring Pajak.

Namun, apabila tahun buku tidak sesuai dikarenakan kesalahan pada saat pendaftaran atau terjadi kesalahan pada sistem maka atas perubahan tersebut hanya dapat dilakukan/diproses lebih lanjut di KPP terdaftar. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.