SURABAYA, DDTCNews - Sekitar 6.000 buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur dijadwalkan menggelar aksi peringatan Hari Buruh (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur pada Jumat (1/5/2026).
Massa buruh tersebut berasal dari 5 konfederasi dan 15 federasi serikat pekerja di Jawa Timur. Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur Nuruddin Hidayat mengatakan demonstrasi besok akan terpusat di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya.
“Aksi ini menjadi momentum untuk menagih komitmen pemerintah agar tidak berhenti pada janji, tetapi diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak kepada buruh,” ujar Nuruddin, dikutip pada Jumat (1/5/2026).
Melalui aksi tersebut, buruh membawa total 21 tuntutan yang mencakup isu nasional dan daerah. Nuruddin menyatakan aksi May Day 2026 menjadi momen untuk mengonsolidasi kekuatan buruh Jatim dalam memperjuangkan keadilan sosial, kesejahteraan, hingga kepastian hukum bagi kaum pekerja.
“Selain itu, aksi ini juga menjadi momentum untuk menagih komitmen pemerintah agar tidak berhenti pada janji, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata yang berpihak kepada buruh,” ujarnya.
Di tingkat nasional, para buruh di antaranya menuntut penghapusan pajak atas tunjangan hari raya (THR), jaminan hari tua (JHT), dan pensiun. Para buruh juga menuntut peningkatan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).
Di tingkat daerah, buruh Jawa Timur di antaranya menuntut kajian pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB) roda dua dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Berikut daftar tuntutan di tingkat nasional dari para buruh di Jawa Timur:
Berikut daftar tuntutan di Tingkat daerah dari para buruh di Jawa Timur:
