DDTC ACADEMY - INTENSIVE COURSE

Turut Bahas Studi Kasus, Sesi 2 TP Course Batch 33 Telah Digelar

DDTC Academy
Sabtu, 11 April 2026 | 16.11 WIB
Turut Bahas Studi Kasus, Sesi 2 TP Course Batch 33 Telah Digelar

DDTC Academy telah menggelar sesi kedua intensive course bertajuk Comprehensive Transfer Pricing (Batch 33) pada hari ini, Sabtu (11/4/2026). Secara keseluruhan, pelatihan diselenggarakan secara tatap muka dalam 4 sesi pembelajaran dan 1 sesi ujian akhir.

Terkait dengan ujian, peserta yang memperoleh nilai minimal 65 dari 100 akan mendapatkan certificate of excellence in transfer pricing – intermediate level. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa peserta telah memahami konsep dan penerapan transfer pricing pada tingkat menengah.

Selain itu, 5 peserta yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian tersebut juga akan mendapat buku terbitan DDTC yang berjudul Transfer Pricing: Ide, Strategi, dan Panduan Praktis dalam Perspektif Pajak Internasional (Edisi Kedua - Vol 2).

Pada sesi kedua kali ini, materi disampaikan oleh 2 profesional DDTC, yaitu Senior Specialist, DDTC Consulting Novi Hartanti, S.E., Akt., CPA., BKP. dan Senior Specialist, DDTC Consulting Shihab Fatahillah, S.Ak., BKP.

Dalam sesi ini, pemateri membahas 2 tahapan penting dalam analisis transfer pricing. Pembahasan diawali dengan analisis kesebandingan (comparability analysis) yang menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan kewajaran transaksi afiliasi.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai aspek-aspek penting dalam melakukan analisis kesebandingan. Pembahasannya mencakup penentuan faktor kesebandingan, sumber pembanding baik internal maupun eksternal, hingga isu-isu yang kerap muncul dalam analisis kesebandingan.

Selanjutnya, pemateri menguraikan proses pemilihan metode transfer pricing. Peserta diajarkan cara untuk menentukan metode yang paling sesuai (the most appropriate method) dengan mempertimbangkan beberapa faktor yang ada pada Pasal 9 Ayat (2) PMK 172/2023.

Untuk memperkuat pemahaman, pembahasan dilengkapi dengan analisis landmark case law sehubungan dengan sengketa penentuan metode transfer pricing. Hal ini ditujukan untuk memberikan praktis mengenai penerapan arm’s length principle (ALP) sesuai dengan praktik dan standar internasional.

Tak hanya itu, sesi ini juga diperkaya dengan simulasi praktik analisis kewajaran transaksi afiliasi. Melalui studi kasus, peserta diajak mengidentifikasi karakteristik transaksi serta melakukan analisis fungsional dan analisis kesebandingan sebagai dasar dalam pengujian.

Pemateri juga mengarahkan peserta untuk menentukan metode transfer pricing yang paling tepat dan andal, dilanjutkan dengan simulasi pencarian data pembanding melalui database eksternal. Proses ini ditutup dengan pengukuran tingkat kewajaran atas hasil analisis yang telah dilakukan.

Pada sesi-sesi berikutnya, peserta akan mempelajari pengelolaan aspek transfer pricing atas transaksi khusus seperti intangible assets, cost contribution agreement, hingga transaksi keuangan intragrup. Pembahasan selanjutnya juga akan mencakup transaksi jasa, restrukturisasi usaha, serta pemeriksaan dan penyelesaian sengketa transfer pricing.

Acara Selanjutnya

Dalam waktu dekat, DDTC Academy juga akan menggelar practical course bertajuk Microsoft Excel bagi Profesional Pajak Pemula - Batch 3. Acara akan diselenggarakan pada Selasa, 28 April 2026, pukul 09.30-15.30 WIB di Menara DDTC, Jakarta.

Adapun pemateri dalam acara ini adalah seorang taxologist sekaligus Head of Digital Transformation DDTC Gunawan, S.E., BKP.. Pemateri merupakan profesional DDTC yang mengawali karier sebagai praktisi pajak dan mengembangkan keahlian dalam bidang teknologi informasi.

Dibukanya kembali batch terbaru program ini didorong respons yang positif dari para alumni, peserta batch sebelumnya. Pada saat yang sama, ada permintaan penyelenggaraan kembali program ini karena penguasaan Microsoft Excel mendukung kerja sehari-hari profesional pajak.

Hal ini sebagaimana diketahui, berkarier pada bidang pajak tidak hanya menuntut penguasaan konsep dan ketentuan perpajakan, tetapi juga kemampuan mengolah data secara tepat dan efisien di tengah volume data yang besar dan tekanan deadline.

Dengan berbagai fungsi dan formula, Microsoft Excel memungkinkan pengolahan data lebih sistematis dan cepat. Harapannya, potensi kesalahan pengolahan data dapat diminimalisasi sehingga wajib pajak dapat terhindar dari risiko uji kepatuhan, pemeriksaan, bahkan sengketa.

Daftar sekarang dengan memanfaatkan harga early bird (berlaku sampai 14 April 2026) senilai Rp1.725.000. Setelah itu, harga berlaku normal, yakni senilai Rp1.900.000. Ada pula harga khusus client senilai Rp1.550.000. Daftar melalui situs web DDTC Academy.

Ada kesulitan? Hubungi WhatsApp Hotline DDTC Academy 0812-8393-5151 (Minda), email [email protected], atau melalui akun Instagram DDTC Academy (@ddtcacademy).

Anda juga dapat melihat berbagai program yang akan diselenggarakan oleh DDTC Academy pada 2026 melalui booklet bertajuk Rooted, Growing & Trusted.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.