KEBIJAKAN PEMERINTAH

Didanai Pajak, Dapur MBG Jelek Bakal Ditertibkan

Muhamad Wildan
Sabtu, 11 April 2026 | 09.00 WIB
Didanai Pajak, Dapur MBG Jelek Bakal Ditertibkan
<p>Ilustrasi. Petugas menyusun ompreng berisi Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur SPPG Tubo Ternate, Maluku Utara, Senin (26/1/2026).&nbsp;ANTARA FOTO/ Andri Saputra/foc.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Badan Gizi Nasional (BGN) akan menertibkan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis (MBG) jelek.

Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengatakan penertiban SPPG jelek merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kerja dengan anggota Kabinet Merah Putih.

"Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti petunjuk teknis (juknis) ditertibkan," kata Nanik, dikutip pada Sabtu (11/4/2026).

Tak hanya menertibkan SPPG yang tidak melaksanakan juknis, Prabowo juga meminta BGN untuk mengarahkan pemberian MBG kepada penerima manfaat yang memang memerlukan perbaikan gizi.

Oleh karena itu, Nanik mengatakan pihaknya akan membentuk tim khusus guna melakukan penyisiran penerima manfaat agar MBG tersalur dengan tepat sasaran dan tidak mubazir.

"Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya," ujar Nanik.

Prabowo juga meminta BGN untuk tidak memaksakan pemberian MBG, utamanya kepada kelompok masyarakat mampu ataupun sekolah yang menyatakan tidak membutuhkan MBG.

"Presiden menyampaikan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan. MBG harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi," ujar Nanik.

Sebagai informasi, realisasi anggaran MBG hingga 9 Maret 2026 tercatat sudah mencapai Rp44 triliun atau 13,1% dari pagu MBG pada APBN 2026 yang senilai Rp335 triliun.

Anggaran MBG tersebut berasal dari APBN. Perlu diketahui, pajak merupakan sumber penerimaan yang paling dominan di Indonesia, di mana sekitar 70% dari APBN bersumber dari penerimaan pajak. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.