KEBIJAKAN PAJAK

Purbaya Ngaku Tahan Pencairan Restitusi Rp7 Triliun pada Tahun Lalu

Muhamad Wildan
Kamis, 05 Februari 2026 | 10.15 WIB
Purbaya Ngaku Tahan Pencairan Restitusi Rp7 Triliun pada Tahun Lalu
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim sempat berupaya untuk menahan laju pengembalian pajak atau restitusi pada 2025.

Dalam rapat bersama Komisi XI DPR, Purbaya mengatakan dirinya hanya mampu menahan pencairan restitusi senilai kurang lebih Rp7 triliun pada tahun lalu. Adapun restitusi yang sudah cair pada 2025 mencapai Rp361,15 triliun.

"Hampir semua sudah keluar, tinggal Rp6 triliun atau Rp7 triliun yang belum dieksekusi. Jadi, saya enggak bisa menyelamatkan terlalu banyak dari proses restitusi," katanya, dikutip pada Kamis (5/2/2026).

Purbaya pun mengaku heran atas pesatnya pencairan atas permohonan restitusi yang diajukan oleh wajib pajak. Menurutnya, pesatnya pencairan pengembalian pajak mengindikasikan tidak adanya kontrol atas restitusi.

"Kami akan lihat strategi restitusi yang baik seperti apa karena selama ini katanya seperti otomatis, enggak ada kontrol dari pajak untuk mengecek. Saya pikir terlalu mudah, ingin saya cek," ujar Purbaya.

Purbaya meyakini restitusi pada 2026 tak akan setinggi 2025. Restitusi pada tahun ini diproyeksikan hanya akan senilai kurang lebih Rp270 triliun.

"Mungkin tahun ini restitusi kita Rp270 triliunan. Nantinya, ini akan mengurangi pengurang dari neto penerimaan pajak kita," tuturnya.

Sebagai informasi, tingginya restitusi pada 2025 dikontribusikan oleh 3 sektor utama, yakni sektor perdagangan besar khusus lainnya, industri CPO, dan pertambangan batu bara.

Kenaikan restitusi disebabkan oleh moderasi harga CPO dan batu bara, pemberian restitusi dipercepat, dan percepatan pemeriksaan yang terkait dengan permohonan restitusi. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.