ADMINISTRASI PAJAK

Angka Kurang Bayar SPT Tahunan WP OP Naik Tajam karena Coretax

Muhamad Wildan
Selasa, 05 Mei 2026 | 15.51 WIB
Angka Kurang Bayar SPT Tahunan WP OP Naik Tajam karena Coretax

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat nilai kurang bayar pada SPT Tahunan yang disampaikan wajib pajak meningkat signifikan.

Dari total 13,05 juta SPT Tahunan PPh tahun pajak 2025 yang disampaikan oleh wajib pajak hingga 30 April 2026, total kurang bayar pada SPT dimaksud tercatat meningkat drastis utamanya pada SPT yang disampaikan wajib pajak orang pribadi.

"Nilai yang kurang bayar 83% [wajib pajak karyawan], yang nonkaryawan naik 949%," ujar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (5/5/2026).

Nilai kurang bayar pada 10,74 juta SPT Tahunan yang disampaikan wajib pajak orang pribadi karyawan mencapai Rp8,88 triliun, sedangkan kurang bayar pada 1,43 juta SPT Tahunan yang disampaikan wajib pajak orang pribadi nonkaryawan mencapai Rp3,02 triliun.

Adapun nilai lebih bayar pada SPT yang disampaikan oleh wajib pajak orang pribadi karyawan tercatat hanya senilai Rp0,16 triliun, sedangkan lebih bayar pada SPT wajib pajak orang pribadi nonkaryawan senilai Rp0,07 triliun.

Menurut Purbaya, hal ini tidak terlepas dari perbaikan pada coretax system. Dengan adanya Coretax DJP, SPT terisi secara prepopulated sehingga memudahkan pelaporan serta meningkatkan kualitas dan akurasi data.

"Jadi basically coretax ini bagus, Anda tidak perlu masukin sendiri, dia konsolidasi langsung, yang ngibul sekarang susah. Ini hal yang baik," ujar Purbaya.

Terkait SPT Tahunan yang disampaikan oleh wajib pajak badan, nilai kurang bayar pada 874.476 SPT Tahunan tercatat mencapai Rp50,21 triliun dengan pertumbuhan 18%.

Adapun nilai lebih bayar pada SPT yang disampaikan wajib pajak badan dimaksud mencapai Rp48,64 triliun, bertumbuh 59%.

"Coretax walaupun ada kelemahan di sana-sini, tapi dampaknya ke pendapatan itu clear, positif sekali. Ini akan kita perbaiki dan perkuat terus agar kelemahannya berkurang," ujar Purbaya. (sap)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.