DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR

Berakhir Hari Ini, Early Bird Seminar Aspek Dasar Pajak Minimum Global

DDTC Academy
Rabu, 11 Februari 2026 | 12.31 WIB
Berakhir Hari Ini, Early Bird Seminar Aspek Dasar Pajak Minimum Global

HARI ini, Rabu, 11 Februari 2026 merupakan batas terakhir bagi Anda untuk memanfaatkan harga promo early bird acara exclusive seminar DDTC Academy bertajuk Aspek Dasar dan Isu Strategis Pengenaan Pajak Minimum Global.

Adapun acara akan diselenggarakan pada Kamis, 26 Februari 2026 Pukul 09.30-15.30 WIB di Menara DDTC. Jadi, segera daftarkan diri Anda melalui situs web DDTC Academy. Ketika periode promo early bird berakhir, harga normal berlaku.

Dua profesional DDTC yang menjadi bagian dari DDTC Global Minimum Tax Expert Panel akan menjadi pemateri. Mereka adalah Senior Partner, DDTC Fiscal Research & Advisory B. Bawono Kristiaji, S.E., M.S.E., M.Sc.IBT., ADIT., BKP. dan Assistant Manager, DDTC Fiscal Research & Advisory Hamida Amri Safarina, S.H., ADIT., BKP.

Terdiri atas para profesional DDTC yang sejak awal mengikuti dinamika perumusan Two Pillar Solution OECD/G-20, expert panel ini didedikasikan untuk memberikan capacity building terkait dengan pajak minimum global.

Pascaberlakunya PMK 136/2024, mereka telah berpengalaman memberikan pendampingan, melakukan riset, hingga menyusun advisori terkait implementasi ketentuan pajak minimum global kepada sejumlah perusahaan multinasional.

Seperti diketahui, jika perusahaan Anda telah memiliki kewajiban untuk menyampaikan laporan per negara atau country-by-country report (CbCR), Anda sudah mulai perlu memahami aspek dasar dan isu strategis pengenaan pajak minimum global.

Hal itu dikarenakan peredaran bruto grup perusahaan multinasional senilai EUR750 juta sama-sama digunakan untuk threshold kewajiban penyampaian CbCR dan cakupan pengenaan pajak minimum global. Simak ‘Perusahaan Wajib Lapor CbCR? Sekarang Perlu Paham Pajak Minimum Global’.

Pengenaan pajak minimum global di Indonesia berdasarkan pada PMK 136/2024 juga sudah berjalan sesuai jadwal. Bila tercakup pada 2025, entitas konstituen wajib membayar pajak tambahan pada 2026 dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) paling lambat pada 30 Juni 2027.

Pertanyaannya, Anda dan perusahaan Anda harus berbuat apa? Salah satu langkah awal dan fundamental yang perlu untuk dilakukan adalah memahami aspek dasar pengenaan pajak minimum global dan kaitannya dengan pajak internasional.

Selain aspek dasar, ada sejumlah isu strategis yang perlu dipahami. Hal ini penting untuk membaca interaksi pajak minimum global dengan berbagai insentif pajak serta menilai peluang penerapan safe harbour di tengah kompleksitas pengaturannya.

Tidak lupa, Anda juga perlu memahami perbedaan dampak pajak minimum global bagi constituent entity dan ultimate parent entity (UPE). Ada pula isu side-by-side system dan implikasinya terhadap pengenaan pajak minimum global di Indonesia atas grup dengan UPE di Amerika Serikat.

Kemudian, yang tidak kalah penting, Anda juga perlu memiliki gambaran awal mengenai tahapan analisis pajak minimum global berdasarkan pada PMK 136/2024. Terlebih, kompleksitas pengaturan turut membawa risiko atas ketidakpatuhan.

Jadi, tunggu apa lagi? Daftar sekarang melalui situs web DDTC Academy. Info lebih lanjut? Hubungi WhatsApp Hotline DDTC Academy 0812-8393-5151 (Minda), email [email protected], atau melalui akun Instagram DDTC Academy (@ddtcacademy).

Anda juga dapat melihat berbagai program yang akan diselenggarakan oleh DDTC Academy pada 2026 melalui booklet bertajuk Rooted, Growing & Trusted.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.