JAKARTA, DDTCNews – Perpajakan DDTC terus melakukan penyempurnaan fitur untuk meningkatkan kemudahan akses dan akurasi penelusuran dokumen perpajakanan guna mendukung kebutuhan analisis hukum dan perpajakan profesional.
Pembaruan terkini dilakukan pada fitur pencarian putusan, yang sekarang hadir dengan sistem filter lebih lengkap dan mesin pencarian yang lebih terstruktur, fleksibel, dan presisi.
Melalui kanal Putusan, pengguna Perpajakan DDTC dapat menelusuri puluhan ribu putusan Pengadilan Pajak (PP) dan Mahkamah Agung (MA) secara lebih terstruktur. Saat ini, sistem mampu menampilkan hingga 1.000 data teratas dari total lebih dari 6.800 putusan yang tersedia di basis data Perpajakan DDTC.
Pada pembaruan kali ini, hasil pencarian putusan ditampilkan dalam bentuk kartu informasi yang memuat elemen penting, antara lain nomor putusan, tahun putusan, upaya hukum, jenis pajak, dan hasil putusan. Informasi ini memungkinkan pengguna memperoleh gambaran awal atas substansi putusan tanpa harus membuka dokumen secara keseluruhan.
Melalui pembaruan ini, pengguna dapat melakukan pencarian putusan PP maupun MA secara lebih optimal, baik berdasarkan kata kunci sederhana maupun kombinasi filter yang lebih spesifik sesuai kebutuhan analisis.
Selain filter, pengguna juga dapat mengombinasikan pencarian kata kunci melalui kolom pencarian sederhana. Pencarian ini mendukung pencarian berdasarkan beberapa parameter utama, antara lain isi putusan, nomor putusan, maupun seluruh kolom secara simultan.
Pengguna juga dapat menambahkan lebih dari satu kata kunci dengan operator logika AND, OR, dan AND/OR untuk memperluas atau mempersempit hasil pencarian.
Selain pencarian berbasis kata kunci, Perpajakan DDTC juga menyediakan berbagai filter lanjutan guna meningkatkan ketepatan hasil pencarian.
Filter tersebut meliputi upaya hukum, jenis pajak, tahun putusan, hingga hasil putusan. Dengan kombinasi filter ini, pengguna dapat menelusuri putusan secara lebih terarah dan relevan dengan isu perpajakan yang sedang dikaji.
Menariknya, fitur Cari Putusan juga memungkinkan pengguna untuk mengatur rentang tahun putusan, sehingga pencarian dapat difokuskan pada periode tertentu. Hal ini sangat membantu bagi praktisi pajak, akademisi, maupun peneliti yang memerlukan referensi putusan dalam kurun waktu tertentu.
Untuk meningkatkan akurasi pencarian, Perpajakan DDTC menyediakan panel filter di sisi kiri halaman yang dapat digunakan untuk mempersempit hasil pencarian sesuai kebutuhan pengguna.
Filter tersebut meliputi 5 pembabakan penting. Pertama, filter kategori putusan yang terindikasi transfer pricing dan non-transfer pricing.
Kedua, filter jenis pajak atas suatu putusan. Terdapat beberapa jenis putusan yang tercantum seperti pajak penghasilan, PPN dan PPnBM, bea dan cukai, PBB-P3, dan pajak daerah.
Ketiga, filter upaya hukum atas suatu putusan pajak. Dalam filter ini tersedia upaya hukum gugatan, banding, peninjauan kembali atas banding, dan peninjauan kembali atas gugatan.
Keempat, filter hasil putusan yang meliputi mengabulkan seluruhnya, mengabulkan sebagian, mengabulkan permohonan peninjauan kembali, mengabulkan permohonan keberatan hak uji materil, pencabutan, dan lainnya.
Kelima, Perpajakan DDTC juga menyediakan fitur pengurutan hasil pencarian, seperti berdasarkan putusan terbaru, guna memudahkan pengguna mengikuti perkembangan yurisprudensi pajak terkini. Tidak hanya itu, pengguna dapat menandai putusan tertentu sebagai koleksi untuk memudahkan akses kembali di kemudian hari.
Melalui pembaruan fitur Cari Putusan ini, Perpajakan DDTC tidak hanya berfungsi sebagai basis data regulasi dan putusan, tetapi juga sebagai alat bantu analisis hukum dan perpajakan yang mendukung proses pengambilan keputusan secara lebih sistematis dan efisien.
Penasaran bagaimana pengalaman baru ini?
Coba sekarang di perpajakan.ddtc.co.id/sumber-hukum/putusan.
Ke depannya DDTC akan terus melakukan pengembangan platform guna memastikan Perpajakan DDTC tetap menjadi referensi perpajakan yang komprehensif, akurat, dan andal bagi para profesional.
Jangan lewatkan pembaruan Perpajakan DDTC lainnya dengan berlangganan akun premium Perpajakan DDTC. Akan ada banyak pembaruan yang dirilis di 2026 untuk memenuhi kebutuhan pengguna. (sap)
